Seumpama cewe bisa punya suami lebih dari 3 , akan dipilih yang preman agar bisa diajarkan yang lebih baik

Seumpama cewe bisa punya suami lebih dari 3 , akan dipilih yang preman agar bisa diajarkan yang lebih baik

          Poliandri, dalam hal ini tidak boleh ada dengan kata seumpama karena sudah jelas bagaimana dampak buruk  pada cewe tersebut  dengan suami-suami dan anak-anaknya… wahhh
Ini tak boleh ya…
Dalam hal berbagi ilmu tak boleh juga pilah-pilih, siapa yang ingin kita ajarkan. Soal amal yang kita dapat tergantung pada niat “sesungguhnya amal perbuatan seseorang tergantung pada niatnya” jika baik niatnya ya tentu baik pula yang didapat itu hokum allah swt berbeda dengan hokum manusia terkadang sengaja disimpangkan…
Kenapa harus preman? Apa biar terlihat hasilnya? Hati-hati dengan riya’ itu bahaya…
Disimpulkan bahwa main dengan hokum baik hokum manusia dan hokum allah swt itu harus pasti dulu dan jangan  memilih-milih memberikan amal pada orang baik buruknya orang jika ia buth maka kita berikan…
Satu lagi lihat situasi dan kondisi jika face to face ya…

Nama penulis                      : Abdullah Muzakir
Tujuan                                   : menentukan kepastian dalam hukum
Keabsahan tulisan              : Original dilindungi
Dikutip dari                          : https://www.kurirgudangartikel.blogspot.com/



0 Comments