Zaman serba mahal kembali seperti zaman terdahulu, apa
yang dilakukan penduduk Indonesia pada zaman dahulu yuk intip disini
Netizen- teriak mekik saat serba mahal. Bm naik, sembako
naik, prabotan naik, susu anak naik lagi banyak tiruan dan palsu… apa tindakan
selanjutnya.
Intip apa yang dilakukan para wanita-ibu tegar zaman
dahulu. Terjadi juga dahulu serba mahal dan mata uang rendah mengakibat
kemiskinan dan kematian dimana-mana. Pada ahirnya sebut saja sang guru besar
suatu penduduk tersebut beritual bersama pengikutnya untuk mencari solusi,
namun ritual disini bukanlah pada sesembahan pada pohon besar atau keramat
lainnya namun berdoa di masjid selama 7 hari 7 malam yang dilakukan mereka
ialah:
1.
Puasa à menahan segala hawa nafsu segala urusan dunia (pengujian
bathin agar lebih sabar)
2.
Shalat à tidak terputusnya shalat lima waktu dan melindungi
wudlunya(batal wudlu langsung wudlu kembali)
3.
I’tikaf à menyerahkan pada yang kuasa urusan dunianya
4.
Aturan khusus pada
kaum adam saja, ibu-ibu dan wanita serta anak yang belum baligh dirumah. Secara
bergiliran memberikan berbuka dan sahur oleh ibu-ibu.
Sehingga sampainya waktu dimana pada malam jum’at memimpikan sebuah
anugrah besar yang belum diketahui oleh orang banyak yakni sebuah pohon besar
yang mengandung banyak manfaat saat itu dikenal dengan pohon kematian- konon
pohon itu racun jika dikonsumsi karena pada pohon itu salah satu ramuan untuk
pengusir hama.
Setelah mengetahuinya sang guru berdiskusilah pada murid
dan jamaah(pengikutnya) soal pohon besar itu namun apa yang disampaikan tetap
disetujui (karena murid dan jamaah lain tidak mau ketemu balak jika membangkan
apa yang disampaikan gurunya).
Guru menyampaikan bahwa ada syaratnya bentuk syukur kita
jika memang benar pohon itu bisa kita manfaatkan untuk dijadikan obat kita,
syaratnya yakni yang laki memakmurkan masjid dan wanita memakmurkan mushola
yang dahulu dikatakan langgar hingga saat ini.
Adapun manfaatnya sebagai berikut:
1.
Penambahan gizi
2.
Melancarkan sembelit
3.
Menetralkan racun
yang ada pada diri kita
4.
Menyehatkan tubuh
dari kolesterol, ginjal dsb
5.
Bisa dikonsumsi oleh
bayi hingga rentan(usia lanjut)
Semenjak itu benar adanya bermanfaat untuk tubuh, yang
dikenal juga dengan pohon kelor
Jika mengenai pohon kelor saat ini sudah banyak yang
mengulas baik dari kedokteran hingga peneliti ini memang benar pohon kelor
memiliki banyak manfaatnya, searching saja untuk lebih jelas kandungan apa saja
pada pohon kelor.
Disini saya menuturkan untuk budidayakan pohon ini
karena sudah jarang saya temukan…
Jangan siakan hasil bumi kita dikonsumsi oleh orang
asing dahulukan pribumi selamatkan generasi penerus kita…
Jika artikelnya bermanfaat share artikel ini untuk
menyelamatkan generasi kita…
Pohon kelor
Pohon kelor


0 Comments